A. Operasi Plastik (Operasi Kecantikan) Menurut Islam
Menurut islam operasi plastik (plastic surgery), atau dalam bahasa arab sering disebut Jirahah At Tajmil merupakan perbuatan yang tidak disukai Allah. Hukum operasi plastik ini ada yang mubah (diperbolehkan) dan ada pula yang haram (dilarang).
1. Dibolehkan, misalnya karena cacat sejak lahir (al-‘uyub al-khalqiyyah) yang kiranya akan dapat menjijikkan pandangan. Misalnya daging tumbuh yang dapat menimbulkan sakit secara perasaan atau secara kejiwaan kalau itu dibiarkan, lalu bibir sumbing, dan juga cacat karena kecelakaan karena terbakar.
Maka dari itu, tidak berdosa orang untuk berobat selama bertujuan untuk menghilangkan penyakit yang bersarang dan mengancam hidupnya. Karena Allah tidak menjadikan agama buat kita ini dengan penuh kesukaran. Berdasarkan keumuman dalil yang menganjurkan untuk berobat (al-tadawiy). Nabi SAW bersabda, "Tidaklah Allah menurunkan suatu penyakit, kecuali Allah menurunkan pula obatnya." (HR Bukhari, no.5246). Nabi SAW bersabda pula, "Wahai hamba-hamba Allah berobatlah kalian, karena sesungguhnya Allah tidak menurunkan satu penyakit, kecuali menurunkan pula obatnya." (HR Tirmidzi, no.1961).
2. Dilarang, misalnya operasi plastik yang tujuannya agar terlihat indah atau cantik, dan agar yang bersangkutan tidak dipanggil dengan laqab (julukan) tertentu. Misalnya sipesek, simata sipit, dll.
Larangan islam terhadap pelaksanaan operasi plastic ini didasarkan pada hadis Nabi sebagai berikut:
“ Dari Sa’id al-Khudri ra. Rasulullah Saw bersabda: Allah mengutuk wanita yang tukang tato, yang minta ditato, yang menghilangkan bulu mata, dan para wanita yang memotong giginya, yang semuanya itu dikerjakan dengan maksud untuk kecantikan dengan mengubah ciptaan Allah.”( Ibn Majah, jilid 2 ).
Kutukan Allah yang diberikan kepada pelaku operasi plastik yang meliputi: orang yang meminta untuk dioperasi, dan orang yang melakukan operasi plastik dikarenakan yang bersangkutan menganggap ciptaan Allah tidak indah/cantik sebagaimana yang dia harapkan. Melakukan operasi plastik untuk menjadikan indah/cantik, itu berarti ciptaan manusia dipandang lebih sempurna daripada ciptaan Allah. Hal tersebut adalah suatu penghinaan yang sangat besar terhadap Allah, sehingga mereka itu patut diberikan kutukan. Selain itu, secara keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah telah berada pada tingkat nol, sebab jika dia beriman dan bertaqwa maka orang tersebut dapat memahami bahwa ukuran kemuliaan di sisi Allah hanyalah taqwa, maka orang tersebut tidak akan melakukan perbuatan yang seolah-olah menyatakan bahwa ciptaan Allah itu tidak baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar